Mengenang Satu Tahun Meninggalnya Julia Perez


Satu tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 10 Juni 2017, Yulia Rachmawati atau yang dikenal sebagai Julia Perez meninggal dunia Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Jupe, sapaan akrab Julia Perez meninggal akibat penyakit kanker serviks stadium empat. 

Jupe sendiri sudah mengidap kanker serviks sejak tahun 2014 silam. Kepergian penyanyi dangdut ini banyak meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya yang disebut dengan Jupenizer. 

Salah satu kegiatan yang dilakukan keluarga Jupe untuk mengenang kepergiannya yaitu mereka melakukan ziarah kubur. Tampak keluarga Jupe yang terdiri dari ibunda Jupe Sri Wulansih, ayah Jupe Shakib Mahri, dan kedua adik Jupe Della Wulan dan Nia Anggia beserta sang suami mendatangi makam Jupe di TPU (Taman Pemakaman Umum) Pondok Rangon, Jakarta timur pada hari Minggu, 10 Juni 2018 pukul 15.56 WIB. 

Dengan khusyuk, mereka membacakan doa dan AL Fatihah di depan makam Jupe. Tampak sang ibu berlinang air mata dan Nia yang termenung setelah membacakan doa. Mereka merasa sedih dan berat karena lebaran tahun ini merupakan lebaran kedua mereka tanpa sosok Jupe. Mereka memohon kepada segenap masyarakat untuk mendoakan Jupe agar tenang dan bahagia di alam kubur.

Sebelumnya, keluarga Jupe juga mengadakan acara santunan dan berbuka puasa untuk mengenang satu tahun meninggalnya Jupe. Kegiatan ini dilakukan keluarga Jupe di Rumah Singgah Jupe yang berada di Cilangkap, Pondok Rangon, Jakarta Timur. 

Kegiatan ini sempat diunggah ke akun instagram pribadi salah satu adik Jupe yaitu Nia Anggia @anggitheperez. Peringatan satu tahun meninggalnya Jupe ini diadakan pada tanggal 07 Juni 2018 dengan membagikan nasi bungkus kepada warga yang sedang berbuka puasa. Selain keluarga Jupe, tampak Bertrand Antolin dalam acara tersebut.


Rumah Singgah itu sendiri merupakan salah satu barang peninggalan Jupe yang bermanfaat hingga saat ini. Sewaktu masih hidup, Jupe membangun Rumah Singgah tersebut untuk anak-anak yang menderita kanker. Kepada salah satu sahabat Jupe, yaitu Ruben Onsu, Jupe menitipkan Rumah Singgah tersebut agar dijaga, dirawat, dan diteruskan fungsinya.

Meskipun sudah satu tahun meninggal, Ruben Onsu masih merasakan duka yang mendalam. Ruben merupakan salah satu sahabat terbaik yang dimiliki oleh Jupe. Semasa Jupe dirawat di rumah sakit, Ruben tidak pernah absen hanya untuk sekedar menjenguk Jupe. 

Suami dari Sarwendah ini masih merasakan kehilangan atas meninggalnya Jupe. Hal ini dapat dilihat dari unggahan foto Ruben beberapa hari yang lalu. Bapak satu anak ini mengunggah sebuah foto melalui akun instagram pribadinya @ruben_onsu dimana Jupe sedang menghapus air mata Ruben. 

Pada keterangan foto, Ruben menuliskan sebuah kalimat yang mengharukan. Ruben mengatakan bahwa dulu Jupelah yang menghapus air matanya. Foto serta kalimat Ruben ini banyak mengundang simpati dari para warganet. 

Selain Ruben Onsu, sang istri yaitu Sarwendah juga masih merasa kehilangan atas meninggalnya Jupe. Dalam sebuah wawancara, Sarwendah mengatakan bahwa Jupe merupakan sosok yang selalu peduli terhadap orang lain meski dirinya sedang sakit. 

Jupe tidak pernah lupa untuk mensupport orang lain, meskipun dirinya sendiri sedang berjuang keras melawan penyakit kanker serviks. Salah satu kenangan dari mendiang Jupe yang tidak bisa Sarwendah lupakan adalah ketika dirinya menjenguk Jupe. Saat itu Jupe sedang sakit parah, namun justru Jupe meminta maaf berkali-kali kepada Sarwendah. Menurut Sarwendah, Jupe minta maaf karena dirinya sedang sakit. 

0 comments:

Post a Comment